Resep Pengobatan dari Langit
Allah Sang
Pencipta Manusia.
Allah Yang
Maha Tahu Kondisi Manusia.
Hanya Allah
Yang Bisa Memberikan Kesembuhan Kepada Manusia.
Allah sudah
memberitahukan di antara Washilah yang bisa ditempuh manusia,
ketika
manusia sedang berikhtiar mencari kesembuhan.
Washilah-washilah
tersebut secara redaksional tertulis di Al Qur'an dan Hadits.
Yaitu
1) Ruqyah
- Untuk
Penyakit Non Medis.
- Untuk
Penyakit Fisik.
- Tertulis
di sekitar 30 an dalil (Al Qur'an dan Hadits)
2) Bekam
- Untuk
Berbagai Penyakit Fisik.
- Untuk
Penyakit Non Medis.
- Tertulis
di sekitar 40 an Hadits
3) Herbal
- Untuk
Berbagai Penyakit.
- Tertulis
di 10 an Dalil (Al Qur'an dan Sunnah)
Bagi Orang
Beriman,
Satu Ayat Al
Qur'an atau Satu Hadits saja sudah menjadi sebuah keyakinan,
terlebih
jika tertulis di puluhan Dalil.
Ketika
seseorang menjalankan 3 hal di atas untuk ikhtiar mencari kesembuhan,
Maka
setidaknya dia memperoleh 2 kebaikan:
1)
Menjalankan perintah Allah.
2)
Menghidupkan Sunnah Rasul dalam bidang kesehatan.
Jika
diperlukan,
bisa
ditambah dengan ikhtiar kesembuhan yang lain,
selama
sesuai dengan ajaran Islam.
Kesembuhan,
Sepenuhnya
minta kepada Allah ï·».
Di bawah
ini,
sebagian
dalil tentang Ruqyah, Bekam, dan Herbal.
👇
1) RUQYAH
“Obati dia
dengan kitab Allah”.
(HR. Ibnu
Hibban).
“Dan kami
turunkan dari Al Qur’an sesuatu yang menjadi obat dan rahmat bagi orang-orang
yang beriman”.
(QS. Al
Isra: 82).
"Al
Qur’an itu adalah petunjuk dan obat bagi orang-orang beriman.”
(QS
Fushilat: 44).
"Sebaik-baik
pengobatan adalah (dengan) Al-Quran".
(H.R. Ibnu
Majah).
"Jika
Rasulullah ï·º ada
keluhan (sakit) maka malaikat Jibril meruqyah beliau ï·º ”.
(HR.
Muslim).
"Lakukanlah
Ruqyah untuknya (wanita itu) karena dia ada terkena gangguan
(nazhoroh/’ain)".
(HR.
Muttafaqun ‘alaih).
“Rasulullah ï·º memerintahkan padaku (Aisyah) agar aku minta
ruqyah dari pengaruh ‘ain.”
(HR.
Muslim).
2) BEKAM
“Sebaik-baik
pengobatan bagi kalian adalah berbekam”.
(Muttafaq
‘alaihi, Shahih Bukhari no. 2280 dan Shahih Muslim no. 2214).
“Kesembuhan
itu ada dalam tiga hal, yaitu dalam minum madu, sayatan alat hijamah atau
sundutan api. Namun aku melarang umatku melakukan sundutan.”
(HR. Al-Bukhari
no. 5680).
Dari Abu
Hurairah RA,
Rasulullah ï·º bersabda:
“Barangsiapa
berbekam … maka ia akan sembuh dari segala macam penyakit.”
(Shahih
Sunan Abu Dawud).
Rasulullah ï·º bersabda:
“Barang
siapa berbekam di puncak kepala, maka akan menghilangkan 100 penyakit”.
“Hendaklah
kalian semua melakukan pengobatan dengan bekam di tengah tengkuk, karena
sesungguhnya hal itu merupakan obat dari 72 penyakit dan 5 penyakit gila, kusta,
belang, dan sakit gigi”.
(HR
Thabrani).
Disebutkan
oleh Abu Nu’aim di dalam kitab ath-Thibbun Nabawi,
sebuah
hadits marfu’:
“Kalian
harus berbekam di jauzatil qamahduwah (rongga tengkuk), karena sesungguhnya ia
dapat menyembuhkan dari 5 penyakit.”
Dari Salma,
seorang
pelayan Rasulullah ï·º bercerita,
“Tidak
seorang pun mengadukan rasa sakit di kepalanya kepada Rasulullah ï·º melainkan beliau mengatakan: ‘berbekamlah’”.
‘Jika
terjadi panas memuncak, maka netralkanlah dengan bekam sehingga tidak terjadi
hipertensi pada salah seorang diantara kalian yang akan membunuhnya’.”
(diriwayatkan
oleh al-Hakim dalam kitab al-Mustadrak, dari Anas RA secara marfu’, beliau
mensyahihkannya yang diakui pula oleh adz-Dzahabi (IV/212)).
Dari Jabir
ra,
"Rasulullah
ï·º melakukan pengobatan dengan hijamah (bekam) di
bagian pundaknya karena daging yang terlanjur beliau makan".
Abu Ubaid
menyebutkan dalam kitabnya Gharibul Hadits melalui sanad Abdurrahman bin Abi
Laila:
“Rasulullah ï·º melakukan bekam pada kepalanya dengan tanduk
ketika disihir orang”.
“Bahwa Nabi ï·º pernah berbekam ketika beliau tengah berihram
di bagian punggung kaki beliau karena rasa sakit yang ada padanya.”
(Shahih Ibnu
Khuzaimah, karya al-A’zhami IV/187).
“Nabi ï·º pernah berbekam karena kakinya
tersandung/terkilir.”
(Shahih Ibnu
Khuzaimah).
“Bahwa
Rasulullah ï·º pernah melakukan bekam pada pinggulnya karena
penyakit pegal-pegal/capek yang dideritanya”.
(HR.
An-Nasai, Ibnu Majah).
Al-Muqni’
RA,
dia
bercerita:
“Aku tidak
akan merasa sembuh sehingga aku berbekam, karena sesungguhnya aku pernah
mendengar Rasulullah ï·º bersabda:
‘Sesungguhnya di dalamnya (bekam) terkandung kesembuhan’.”
(HR. Ahmad, Bukhari,
Muslim, Abu Ya’la, al-Hakim, al-Baihaqi).
3) HERBAL
a)
Habatusaudah
"Gunakanlah
habatussaudah karena sesungguhnya di dalamnya terdapat obat bagi semua penyakit
kecuali as sam.
Aku
(yakni`Aisyah radhiallahu ‘anha) bertanya:
“Apakah
as-samu itu?”
Beliau
menjawab:
“Kematian.”
(HR.
Al-Bukhari).
b) Minyak
Zaitun
Diriwayatkan
dari Zaid bin Arqam RA. bahwa Nabi ï·º bersabda,
“Zaitun dan
waras (sejenis bunga) bermanfaat untuk mengobati radang selaput dada.”
c) Madu
"Dari
perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya
terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.”.
(TQS
An-Nahl: 68-69).
d) Kurma
“Barangsiapa
setiap pagi hari memakan kurma ‘Ajwah maka tidak akan membahayakan dirinya baik
racun maupun sihir pada hari itu hingga malam hari”.
(HR.
Bukhari).
e) Kismis
Nabi
Muhammad ï·º bersabda:
“Biasakanlah
memakan kismis karena kismis dapat menghilangka kepahitan (empedu/cairan
kuning),
menghilangkan
lendir, menyehatkan badan, membaguskan rupa, menguatkan saraf dan menghilangkan
letih”.
f) Bawang
Putih
“Makanlah
bawang putih dan jadikanlah ia obat karena dapat mengobati 70 penyakit.”
(HR
Ad-Dhailami dinisbatkan kepada Ali ra).
g) Jahe
“Kalian harus berbekam dan mengkonsumsi
jahe-jahean.”
(HR.
Bukhari, Muslim, Ahmad, dan an-Nasai)
h) Air
Zam-zam
“Sebaik-baiknya
air di muka bumi ialah air Zam-Zam.Padanya ada makanan yang menyegarkan dan
penawar bagi segala penyakit.”
[HR. Ibnu
Abbas]
i) Susu
Diriwayatkan
oleh Imam Abi Daud dari hadits Ibn Abbas,
Rasulullah ï·º bersabda:
“Ya Allah
berilah keberkahan kepada kami di dalam minuman ini dan tambahilah kami dari
susu,
karena
sesungguhnya aku tidaklah mengetahui apa yang bisa mencukupi dari makan dan
minum kecuali susu".
j) Labu
“Biarkanlah
mereka memakan labu, karena labu meragsang akal dan otak". (HR Muslim)

Comments