Skip to main content

Pendapat dua Buya tentang Muhammad bin Abdul Wahhab



Buya Yahya Mencela Muhammad bin abdul Wahhab (yg di juluki WAHABI), tapi Buya Hamka Memujinya, Bahkan Bung Karno Bangga Pada Dakwah Muhammad bin abdul Wahhab (yg di juluki WAHABI), Demikian pula pejuang Indonesia seperti Imam Bonjol,Pangeran Diponegoro.

Buya yahya dan solmed berkata dusta tentang Muhammad bin abdul Wahhab (di juluki WAHABI)

Saat ini, banyak tokoh yang berbicara tidak berdasarkan ilmu, berdasarkan persangkaan, atau informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Lebih parahnya lagi karena yang mengatakan adalah tokoh, panutan masyarakat, atau pemilik pesantren, maka ucapannya dianggap seolah-olah kebenaran. Inilah musibahnya.
Diantaranya adalah apa yang di suarakan oleh SOLMED di tweeter yang ternyata mengekor pada tokoh pemilik pesantren yang bernama BUYA YAHYA.
Keduanya sepakat tentang tuduhannya kepada kelompok yang mendakwahkan dakwah salafi lalu mereka sebut sebagai WAHABI (ditujukan ke Syaikh Muhammad bn Abd Wahhab) itu adalah dakwah yang mudah mengkafirkan, saya nukilkan pernyataan buya yahya dari web ini

Berikut adalah penjelasan dan jawaban singkat dari Buya Yahya tentang bagaimana kita menyikapi kelompok Wahabi:

Pertama, di dalam kelompok Wahhabiyah memang banyak kesesatan-kesesatan yang sangat luar biasa. Diantara kesesatan secara global adalah Wahabi mudah mengkafirkan dan membid’ahkan orang lain tanpa konpromi, artinya belum pernah dibuka sebuah diskusi yang baik.

Hal ini terlihat dibalik utusan dan fatwa-fatwa mereka yang mudah menyesatkan orang lain bahkan kadang mengatakan kafir. Ini sudah keluar dari manhaj ahlussunnah wal jamaah yang sesungguhnya karena manhaj ahlussunnah wal jamaah adalah manhaj tahqiq yang tidak akan mudah mengkafirkan dan membid’ahkan.

Tanggapan :
Hal diatas adalah tuduhan dusta, dan tanpa bukti, saya yakin buya yahya kalau disuruh mendatangkan buktinya maka tidak akan menemukan,
Sekarang mari kita simak bagaimana pandangan BUYA HAMKA tentang WAHABI?

Mari kita bandingkan antara ucapan buya yahya dan buya hamka

Buya Hamka menulis:
“Pada zaman Amangkurat IV, dengan kehendak Belanda diusirlah beberapa Muballigh Wahabi yang datang ke Jawa hendak mengajarkan Islam yang bersih kepada penduduk.
Bahkan Amangkurat sendiri pun tertarik pada ajaran itu. Begitu pun keturunannya Pangeran Abdul Hamid Diponegoro, terang-terang hendak mendirikan Kerajaan Islam, dengan beliau sendiri menjadi Amiril Mukminin di tanah Jawa.
Beliau ganti pakaian Jawa Lama dengan jubah dan serban. Maksud beliau niscaya akan berhasil, seandainya Kompeni tidak campur tangan.”

Lihat wahai buya, Pangeran Diponegoro adalah pengikut DAKWAH Muhammad bin abdul Wahhab (yg di juluki WAHABI)

Di halaman 62 beliau menulis tentang Tuanku Imam Bonjol:
“Dia mencampungkan diri ke dalam gerakan Paderi, setelah sampai seruan Tuanku Nan Renceh dari Kamang ke Bonjol.
Dan Tuanku Nan Renceh menerima pula pelajaran itu daripada tiga Tuanku yang pulang dari Makkah, membawa pokok pelajaran Tauhid yang suci bersih, menurut pandangan Ibnu Taimiyah dan Muhammad bin Abdul Wahhab (yg di juluki Wahabi).”

Lihat wahai buya, Imam Bonjol juga adalah pengikut DAKWAH Muhammad bin abdul Wahhab (di juluki WAHABI)

Di halaman 96 beliau menulis:
“Ketakutan Belanda itu bertambah lagi karena abad ke 19 sudah datang gerakan agama Islam yang militan langsung dari Makkah, menggerakkan umat Islam dan membangkitkan semangat Tauhid di alam Minangkabau.
Belanda yang lebih tahu daripada orang Minangkabau sendiri apa artinya Islam yang murni, karena mendapat peringatan dari ahli-ahli Orientalis tentang semangat Islam, melihat bahwa kemajuan gerakan Islam yang timbul di Padang Darat itu akan sangat berbahaya bagi rencananya menaklukkan seluruh Sumatera.
Belanda telah mengetahui bahwa gerakan Muhammad bin abdul Wahhab (yg di juluki WAHABI), di Tanah Arab, yang telah menjalar ke Minangkabau itu bisa membakar hangus segala rencana penjajahan, bukan saja di Minangkabau, bahkan di seluruh Sumatera, bahkan di seluruh Nusantara ini.”

Lihat wahai buya, Belanda saja ketakutan terhadap DAKWAH Muhammad bin abdul Wahhab (yg di juluki WAHABI).. ulasan lengkapnya silahkan baca di postingan ini

Setelah BUYA HAMKA berbicara tentang DAKWAH Muhammad bin abdul Wahhab (yg di juluki WAHABI), mari kita simak penuturan BUNG KARNO yang BANGGA dengan DAKWAH Muhammad bin abdul Wahhab (yg di juluki WAHABI)

Di buku yang berjudul “Dibawah Bendera Revolusi” (yaitu kumpulan tulisan dan pidato-pidato beliau) jilid pertama, cetakan kedua,tahun 1963. pada halaman 390, beliau mengatakan sebagai berikut :

((” Tjobalah pembatja renungkan sebentar“padang-pasir” dan “wahabisme” itu. Kita mengetahui djasa wahabisme jang terbesar : ia punja kemurnian, ia punja keaslian, – murni dan asli sebagai udara padang- pasir, kembali kepada asal, kembali kepada Allah dan Nabi, kembali kepada islam dizamanja Muhammad!”
Kembali kepada kemurnian, tatkala Islam belum dihinggapi kekotorannya seribu satu tahajul dan seribu satu bid’ah.”
Lemparkanlah djauh-djauh tahajul dan bid’ah itu, tjahkanlah segala barang sesuatu jang membawa kemusjrikan! ….))

Lihat wahai buya,. Presiden Sukarno saja BANGGA dengan DAKWAH Muhammad bin abdul Wahhab (yg di juluki WAHABI)

Silahkan baca selengkapnya di postingan ini
Apakah dakwah salafi atau yang buya yahya sebut sebagai wahabi (yg ditujukan ke syaikh Muhammad bn abdl Wahhab) itu mudah mengkafirkan?? ini adalah kedustaan,
Justru Dakwah Wahabi paling hati-hati dalam urusan kafir mengkafirkan, sungguh ini fitnah yang keji ,

Mereka hendak memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka, tapi Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya walaupun orang-orang kafir tidak menyukai. ( At Taubah : 32).

JUSTRU…. 
Mereka Yang mengaku sebagai ASWAJA yang terbukti mudah mengkafirkan orang yang mengikuti SALAFI atau dakwah Muhammad bin abdul Wahhab (yg di juluki WAHABI), buktinya, di daerah buya yahya sendiri, daerah cirebon, pemuda yang bermanhaj salaf, diusir dari kampungnya, dan ada yang disuruh mengulang syahadat.

Jadi tuduhan buya yahya dan orang-orang yang semisalnya bahwa DAKWAH Muhammad bin abdul Wahhab (yg di juluki WAHABI) itu mudah mengkafirkan, mudah menyesat-nyesatkan,. Itu adalah TUDUHAN DUSTA, dan akan Allah mintai pertanggungjawaban kelak di yaumil hisab, di hari pembalasan.

Mudah-mudahan Allah berikan hidayah taufik untuk anda, saya dan pembaca semua..

Aamiin..


Sumber: 
(kamusislam.com)
(nahimunkar.com)

Comments

Popular posts from this blog

TQN (Torekot Qodiriyah wa Naqsabandiyah) masa sih sesat ? (!)

Qodiriyah adalah nama sebuah tarekat yang berkembang dan berpusat di Iraq dan Syria  kemudian diikuti oleh umat muslim yang tersebar di Yaman, Turki, Mesir, India, Afrika dan Asia. Tarekat ini sudah berkembang sejak abad ke-13. Namun meski sudah berkembang sejak abad ke-13, tarekat ini baru terkenal di dunia pada abad ke 15 M.  Tarekat Qodiriyah ini dikenal luwes. Yaitu bila murid sudah mencapai derajat syeikh, maka murid tidak mempunyai suatu keharusan untuk terus mengikuti tarekat gurunya. Bahkan dia berhak melakukan modifikasi tarekat yang lain ke dalam tarekatnya.  Terdapat puluhan tarekat yang masuk dalam pecahan aliran Qidiriyah. Seperti Banawa yang berkembang pada abad ke-19, Ghawtsiyah (1517), Junaidiyah (1515 M), Kamaliyah (1584 M), dan lain-lain, semuanya berasal dari India. Di Turki terdapat tarekat Hindiyah, Khulusiyah,dal lain-lain. Dan diYaman ada...

Tanya Jawab Tentang MLM (Multi Level Marketing)

Tanya: Hukum Menjadi Member MLM tanpa Mengambil Komisi/Bonus Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. Kepada Ustadz Dzulqarnain hafizhakallaahu, Terkait dengan tulisan Ustadz “Hukum Multi Level Marketing (MLM)” http://www.darussalaf.or.id/ stories.php?, kami pernah mengkonsumsi beberapa produk kesehatan berbasis MLM dan menjadi member dari beberapa MLM. Sebagaimana dimaklumi dalam MLM, member memiliki sejumlah privilege (keistimewaan) yang tidak dimiliki oleh non member, di antaranya harga yang lebih murah. Saat ini, kami ingin mengkonsumsi salah satu produk kewanitaan yang, menurut sebagian teman kami yang sudah mengkonsumsi, sangat baik untuk kesehatan reproduksi. (Mohon dicek di http://myavail. blogspot. com/2008/ 06/avail- fc-bio-sanitary- pad.html dan bagian ini boleh dihapus setelah dibaca). Singkatnya, muncul ikhtilaf di antara teman-teman kami tentang hukum menjadi member MLM. Pertanyaan: 1. Apakah haram bagi kami untuk mengkonsumsi produk MLM walau hanya mengambil manf...