https://www.facebook.com/share/p/KgTBEoFaZUvAipJE/ Bolehkah seorang muslim mengikuti kebiasaan adat istiadat orang-orang tua mereka? Bolehkah melestarikan budaya kearifan lokal warisan nenek moyang? Bolehkah menjaga cagar budaya agar tidak punah ? Bolehkah meneruskan tradisi leluhur ? Bagi seorang muslim, semua itu boleh-boleh saja, selama tidak bertentangan dengan aturan syariat dalam islam. Jika bertentangan dan melanggar syariat, maka ditinggalkan. Di zaman Nabi shalallahu alaihi wasallam, tidak semua adat kebiasaan nenek moyang ditinggalkan secara keseluruhan, apa yang bersesuaian dengan islam, DILESTARIKAN , apa yang bertentangan dengan islam, DITINGGALKAN . Dari Sahabat Mu’awiyah bin al-Hakam as-Sulami Radhiyallahu anhu, dia berkata: قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي حَدِيثُ عَهْدٍ بِجَاهِلِيَّةٍ وَقَدْ جَاءَ اللَّهُ بِالْإِسْلَامِ وَإِنَّ مِنَّا رِجَالًا يَأْتُونَ الْكُهَّانَ قَالَ فَلَا تَأْتِهِمْ قَالَ وَمِنَّا رِجَالٌ يَتَطَيَّرُونَ قَالَ ذَاكَ شَيْءٌ يَج...
Dalam perjalanan rimba dunia ini,kita dibekali oleh Allah dengan Peta (Qur'an) dan Kompas (Sunnah). Barang siapa dalam perjalanan ini tidak membawa keduanya maka dia akan tersesat dari tujuan utamanya (Keridhoan Allah SWT) Karena Diakhirat Hanya ada Dua Pilihan Al Jannah (surga) atau An Naar (neraka)