Setiap orang yang hendak meneliti jejak dakwah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dia akan mendapati bahwa Rasulullah tidak pernah menjadikan kekuasaan atau mendirikan negara sebagai sarana atau bahkan sebagai tujuan utama dakwahnya. Buktinya, ketika ditawarkan kepada beliau untuk memegang kekuasaan sebagai seorang Raja, beliau tetap menolaknya. Beliau tetap konsisten memegang teguh metode dakwah yang telah ditempuh oleh seluruh Rasul yang pernah diutus, yaitu memulai dari aqidah tauhid serta memerangi berbagai bentuk kesyirikan. Berikut ini penulis sampaikan beberapa hadits yang menunjukkan hal tersebut. Hadits pertama, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, جَلَسَ جِبْرِيلُ إِلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه ...
Dalam perjalanan rimba dunia ini,kita dibekali oleh Allah dengan Peta (Qur'an) dan Kompas (Sunnah). Barang siapa dalam perjalanan ini tidak membawa keduanya maka dia akan tersesat dari tujuan utamanya (Keridhoan Allah SWT) Karena Diakhirat Hanya ada Dua Pilihan Al Jannah (surga) atau An Naar (neraka)