Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2010

Perjalanan Tauhid Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu (7)

Bertepuk Tangan Ketika Berdzikir Ketika saya di masjid dan halaqoh dzikir berlangsung setelah sholat Jum’at, saya duduk menonton mereka. Dan agar mereka semakin semangat, salah seorang diantara mereka melakukannya dengan bertepuk tangan. Lalu saya memberi isyarat kepadanya bahwa perbuatan itu adalah haram dan tidak boleh dilakukan, tetapi ia tidak berhenti bertepuk tangan. Ketika selesai, saya menasehatinya, tetapi ia tidak menerima. Dan beberapa saat kemudian, saya menemuinya lagi untuk mengingatkannya, bahwa bertepuk tangan itu adalah termasuk perbuatan orang-orang musyrik sebagaimana yang difirmankan oleh Allah Azza wa Jalla: {وَمَا كَانَ صَلاَتُهُمْ عِندَ الْبَيْتِ إِلاَّ مُكَاء وَتَصْدِيَةً …} (35) سورة الأنفال “ Sholat mereka di sekitar Baitullah itu, tidak lain hanyalah siulan dan tepukan tangan..” (QS. Al-Anfaal: 35 ). Lalu ia berkata:” Tetapi syaikh fulan membolehkannya ”. Saya berkata dalam hati bahwa telah berlaku atas mereka firman Allah Azza wa Jalla: {ات...

Perjalanan Tauhid Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu (6)

Thariqat Qodiriyyah Salah seorang mengundangku bersama syaikh yang mengajari saya ilmu nahwu dan tafsir. Kamipun pergi kerumah syaikh itu. Setelah selesai makan malam, orang-orang yang hadir kemudian berdiri, berdzikir, melompat, goyang ke kiri dan ke kanan dengan menyebut lafadz ( الله…) ( الله…). Saya hanya berdiri dan tidak bergerak, kemudian saya duduk di bangku hingga bagian pertama selesai. Saya melihat keringat mereka bercucuran, kemudian mengambil handuk dan memberishkannya. Ketika waktu sudah mendekati tengah malam, saya tinggalkan mereka dan pergi ke rumah. Pada hari kedua, saya bertemu dengan salah seorang diantara merek. Ia juga seorang guru sepertiku. Saya katakan kepadanya: ”Hingga kapan kalian melakukan ini?” Ia menjawab: ”Hingga jam dua, setelah lewat tengah malam, lalu kami menuju rumah untuk tidur” . “Lalu kapan kalian sholat subuh?” Tanya saya selanjutnya Ia menjawab: ”Kami tidak sholat shubuh tepat pada waktunya, bahkan terkadang lewat begitu saja”. Sa...

Perjalanan Tauhid Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu (5)

Majelis Shalawat Untuk Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam Saya pergi bersama beberapa orang Syaikh ke salah satu Masjid untuk menghadiri majelis ini. Lalu kami ikut dalam salah satu halaqoh dzikir, sementara mereka melakukannya sambil menari. Antara satu dengan yang lain saling berpegangan tangan. Menggerak-gerakkan tubuh dengan miring ke kiri dan ke kanan. Dengan suara yang ditinggikan dan direndahkan. Mereka menyebutkan kata-kata (الله…) (الله….). Setiap orang dalam halaqoh itu keluar menuju ke tenga lingkaran, kemudian memberi isyarat tangan kepada para hadirin supaya memberi semangat agar mereka yang menari semakin gesit dan bergerak memiringkan badan. Ketika tiba giliranku, pimpinan mereka memberi isyarat kepadaku untuk ke tengah agar dapat menambah gerakan dan tarian mereka. Salah seorang syaikh yang bersama denganku memohon kepada pimpinan itu untuk membiarkanku karena fisikku yang lemah. Karena ia tahu bahwa saya tidak senang dengan perbuatan semacam ini. Ia menata...

Perjalanan Tauhid Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu (4)

Pindah Ke Tarekat Syadzaliyyah Saya mengenal Syaikh dari tarekat Syadzaliyyah yang memiliki penampilan dan akhlaq yang baik. Terkadang ia datang berkunjung ke rumahku dan terkadang saya yang berkunjung ke rumahnya. Saya kagum dengan kelembutan ucapan dan perkataannya serta ketawadhuan dan kedermawanannya. Saya meminta kepadanya wirid-wirid tarekat Syadzaliyya, lalu ia memberiku wirid-wirid khusus tarekat ini. Meraka biasanya duduk-duduk berkelompok di pojok masjid yang dihadiri oleh beberapa orang pemuda. Disitulah mereka berdzikir-dzikir setelah sholat. Suatu ketika, saya bertandang ke rumahnya. Saya melihat gambar-gambar para syaikh tarekat Syadzaliyyah tergantung di atas dinding. Lalu saya mengingatkannya tentang larangan menggantungkan gambar-gambar. Tetapi ia tidak mengindahkan peringatan saya. Padahal hadits tentang itu sangat jelas, dan iapun tahu itu, yaitu sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam إن البيت الذي فيه الصور لا تدخله الملائكة (رواه الترمذي) “...