Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2010

Perjalanan Tauhid Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu (3)

Beberapa Catatan Tentang Thariqat Naqsabandiyah 1. Ciri khusus tarekat ini adalah wirid-wirid mereka yang tidak dikeraskan. Jadi tarekat ini tidak mengandung tari-tarian dan tepuk tangan sebagaimana pada tarekat-tarekat lainnya. 2. Dzikir-dzikir yang dilakukan secara berkelompok dan pembagian batu-batu kecil untuk setiap orang, lalu mereka diperintahkan membaca sesuatu dan meletakkan batu-batu kecil di dalam gelas berisi air untuk diminum dengan niat kesembuhan, semuanya itu adalah termasuk perbuatan bid’ah yang pernah diingkari oleh salah seorang sahabat Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu ketika masuk ke dalam masjid dan melihat sekelompok orang yang duduk melingkar dan ditangan mereka terdapat batu-batu kecil. Salah seorang diantara mereka berkata:”Bertasbihlah kalian sebanyak batu-batu kecil yang ada di tangan kalian!”. Beliau mencela perbuatan mereka sambil berkata:”Perbuatan apa yang kalian lakukan ini?”.Mereka menjawab:’Wahai A...

Perjalanan Tauhid Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu (2)

Mengikuti Thariqat Naqsabandiyah Sejak kecil saya selalu mengikuti pelajaran dan halaqoh dzikir di masjid. Suatu ketika, pemimpin tarekat Naksabandiyyah melihatku, lalu ia mengajakku ke pojok masjid dan memberiku wirid-wirid tarekat Naksabandiyyah. Namun, karena usiaku yang masih belia, saya belum mampu membaca wirid-wirid itu sesuai dengan petunjuknya, tetapi saya tetap mengikuti pelajaran mereka bersama teman-teman saya dari pojokan masjid. Saya mendengar lantunan qasidah dan nyanyian mereka, dan ketika sampai pada penyebutan nama syaikh mereka, dengan serta merta mereka meninggikan dan mengeraskan suara. Teriakan keras di tengah malam ini sangat menggangguku dan membuatku takut dan merinding. Dan ketika usiaku semakin menajak dewasa, salah seorang kerabat mengajakku ke masjid di daerah kami untuk mengikuti acara yang mereka namakan al-khatam. Kami duduk melingkar, kemudian salah seorang syaikh membagikan kepada kami batu-batu kecil dan berkata:” Al-Fatihah Asy-Syarif ...

Perjalanan Tauhid Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu (1)

Kelahiran dan Masa Pertumbuhan Saya dilahirkan di kota Hilb, Suria pada tahun 1925 M, berdasarkan apa yang tertulis dalam paspor, bertepatan dengan tahun 1344 H. Usia saya sekarang 73 tahun [1]. Ketika berusia kira-kira 10 tahun, saya masuk madrasa, khusus untuk belajar membaca dan menulis. Saya menjadi murid di madrasah Daar Huffadz selama 5 tahun, dan selama itu pula saya menghafal Al-Qur’an dengan baik sesuai dengan hukum-hukum tajwidnya. Di Hilb, saya masuk madrasah yang bernama Kulliyah Asy-Syar’iyyah At-Tajhiziyyah yang sekarang telah berganti menjadi Tsanawiyah Syar’iyyah [2] yang berada di bawah koordinasi Departemen Waqaf [3]. Madrasa ini mengajarkan ilmu-ilmu syari’ah seperti Tafsir, Fiqh dengan madzhab Imam Abu Hanifah, Nahwu, Shorof, Tarikh, Hadits dan ilmu-ilmu hadits dll. Selain itu, saya juga belajar ilmu-ilmu lain yang pernah dikuasai oleh orang-orang muslim dulu, seperti Ilmu Al-Jabar (Aritmatika). Dan seingat saya, saya pernah belajar ilmu tauhid dari ...

Tanya Jawab Tentang MLM (Multi Level Marketing)

Tanya: Hukum Menjadi Member MLM tanpa Mengambil Komisi/Bonus Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. Kepada Ustadz Dzulqarnain hafizhakallaahu, Terkait dengan tulisan Ustadz “Hukum Multi Level Marketing (MLM)” http://www.darussalaf.or.id/ stories.php?, kami pernah mengkonsumsi beberapa produk kesehatan berbasis MLM dan menjadi member dari beberapa MLM. Sebagaimana dimaklumi dalam MLM, member memiliki sejumlah privilege (keistimewaan) yang tidak dimiliki oleh non member, di antaranya harga yang lebih murah. Saat ini, kami ingin mengkonsumsi salah satu produk kewanitaan yang, menurut sebagian teman kami yang sudah mengkonsumsi, sangat baik untuk kesehatan reproduksi. (Mohon dicek di http://myavail. blogspot. com/2008/ 06/avail- fc-bio-sanitary- pad.html dan bagian ini boleh dihapus setelah dibaca). Singkatnya, muncul ikhtilaf di antara teman-teman kami tentang hukum menjadi member MLM. Pertanyaan: 1. Apakah haram bagi kami untuk mengkonsumsi produk MLM walau hanya mengambil manf...